Kamis, 24 Oktober 2019 04:59

CEGAH DBD DENGAN SATU RUMAH SATU JUMANTIK

Sampai saat ini Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan suatu masalah yang perlu mendapat perhatian secara khusus. Demam Berdarah Dengue (DBD) sebagai hasil dari buruknya kebersihan lingkungan sehingga menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk yakni dengan menggunakan abate, pemantauan jentik secara berkala, pemberantasan sarang nyamuk dan menggerakan kegiatan 3M plus.
 
Puskesmas oepoi yang memiliki empat kelurahan sebagai wilayah endemis DBD  merencanakan gerakan satu rumah satu jumantik. Gerakan ini dimulai dengan bekerjasama dengan Poltekes Kemenkes Kupang jurusan Kesehatan Lingkungan melakukan penyuluhan DBD dan sosilisasi Jumantik. Kegiatan ini dimulai dari satu RT dalam kelurahan Liliba yang sebelumnya tercatat sebagai RT dengan kasus DBD. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menstimulasi masyarakat secara mandiri bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan agar terhindar dari peyakit Demanm Berdarah Dengue
 
Jumantik bertugas memantau jentik nyamuk yang ada di sekeliling tempat tinggal, terutama di tempat-tempat yang biasa menjadi sarang nyamuk seperti di bak mandi karena jarang dikuras, genangan air di sampah kaleng atau plastik kemasan air minum. Sarang nyamuk tersebut hendaknya diberantas dengan segera agar tidak menimbulkan DBD.
 
Tugas Jumantik lainnya adalah melakukan 3M+, dan Pemberantas Sarang Nyamuk (PSN), yakni menutup semua tampungan air atau sumber air, menguras bak mandi, dan mendaur ulang barang bekas.
 
Plusnya, menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk.
 
Selain 3M+ yang harus dilakukan Jumantik, ia juga bertindak sebagai agent of change dalam hal perilaku hidup bersih dan sehat. Jadi ada pelopor untuk mencontohkan dan mengingatkan upaya-upaya pencegahan DBD. 
 
 
Dipublikasi pada : Warta

Lingkungan sebagai tempat kita melakukan segala macam bentuk aktivitas, tanpa kita sadar memberi dampak terhadap derajat kesehatan masyarakat. Dampak yang ditimbulkan dapat berupa dampak langsung maupun dampak tak langsung.

Dipublikasi pada : Info Sehat

Maecenas interdum, quam quis tristique lobortis, lacus ante tempus nisl, et convallis sapien tortor vitae ligula. Integer porttitor malesuada tempus. Suspendisse sodales sapien lorem, congue bibendum ipsum efficitur vitae. In ac ultricies nisi, sed tempus est. Ut nec risus sit amet magna ultricies maximus at ac odio. Sed eu consequat orci. Fusce magna enim, molestie sit amet nisi non, porta feugiat sapien. In ullamcorper interdum dictum

Dipublikasi pada : Info Sehat

Nunc sit amet justo porttitor leo auctor semper non at metus. Pellentesque sollicitudin quis est in pharetra. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Pellentesque at magna et arcu lacinia accumsan. Fusce scelerisque nulla et dolor finibus venenatis. Duis sodales felis malesuada dolor elementum sollicitudin. Maecenas leo tellus, suscipit sed arcu id, dapibus iaculis metus. Quisque vel congue ligula, quis ornare nibh. Sed molestie ante eget sollicitudin porta.

Dipublikasi pada : Info Sehat