Puskesmas Oepoi Kupang

Info Kesehatan

Rapid Test Bukan Penentu Covid-19

Ditulis Oleh | Kamis, 29 Oktober 2020 21:51
Beri Rating
(0 votes)
Pemeriksaan Hasil Rapid Test Pemeriksaan Hasil Rapid Test dokumentasi PKM Oepoi

Mungkin anda pernah mendengar tes serologi rapid test untuk COVID-19. Sebenarnya, rapid test bukanlah tes untuk mendiagnosis COVID-19. Rapid test hanyalah pemeriksaan penyaring atau skrining untuk mendeteksi keberadaan antibodi IgM dan IgG yang dihasilkan tubuh ketika terpapar virus Corona.

Prosedur pemeriksaan rapid test dimulai dengan mengambil sampel darah yang kemudian diteteskan ke alat rapid test. Selanjutnya, cairan untuk menandai antibodi akan diteteskan di tempat yang sama. Hasilnya akan berupa garis yang muncul 10–15 menit setelahnya.

Hasil rapid test positif menandakan bahwa orang yang diperiksa pernah terinfeksi virus Corona. Meski begitu, orang yang sudah terinfeksi virus Corona dan memiliki virus ini di dalam tubuhnya bisa saja mendapatkan hasil rapid test yang negatif karena tubuhnya belum membentuk antibodi terhadap virus Corona.

Hasil positif pada rapid test juga tidak bisa dijadikan penentu bahwa seseorang terinfeksi virus Corona. Hal ini karena antibodi yang terdeteksi bisa saja IgM dan IgG yang dibentuk oleh tubuh karena infeksi virus yang lain, termasuk virus dari kelompok coronavirus selain SARS-CoV-2. Hasil seperti ini dikatakan hasil positif palsu (false positive)

Perlu diketahui, pembentukan antibodi IgM dan IgG membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa hingga 2–4 minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh. Oleh sebab itu, hasil negatif pada rapid test tidak bisa dijadikan penentu seseorang tidak terinfeksi virus Corona.

Oleh karena itu jika hasilnya negatif, pemeriksaan rapid test perlu diulang sekali lagi 7–10 hari setelahnya. Anda juga tetap disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari walaupun tidak mengalami gejala sama sekali dan merasa sehat.

Selain itu apa pun hasil rapid test-nya, pantau terus kondisi kesehatan Anda. Bila muncul gejala COVID-19, seperti batuk, demam, suara serak, dan sesak napas, segera hubungi fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Jadi, Rapid Test tidak dapat digunakan untuk menegakan diagnosa apakah seseorang sudah terkonfirmasi positif Covid-19. Perlu dilakukan pengambilan swab untuk tes PCR guna memastikan apakah benar terinfeksi virus Corona. Sebelum melakukan tes PCR atau selama menunggu hasilnya, Anda harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama paling tidak 14 hari.

Selama isolasi, hindari berpergian dan kontak dengan orang lain yang tinggal serumah, sambil menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Terapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain dan kenakan masker saat harus berinteraksi dengan orang lain.

 Dikutip dari berbagai sumber

 

Dibaca 219 Kali
Elisabeth Matilda Ritan

Lahir di Waiwerang Adonara bekerja sebagai staf penyuluh kesehatan masyarakat di Puskesmas Oepoi sejak tahun 2010

puskoep.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut

Kesehatan gigi dan mulut adalah sangat penting karena Read More
Serba Serbi Pelayanan Puskesmas  Oepoi

Serba Serbi Pelayanan Puskesmas Oepoi

Pelayanan baik yang dilakukan oleh Puskesmas Oepoi yang Read More
5 Makanan untuk Tingkatkan Sistem Imun Tubuh

5 Makanan untuk Tingkatkan Sistem Imun Tubuh

Setiap manusia memiliki sistem imun, yang merupakan pertahanan Read More
Penyakit Rubella – Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Penyakit Rubella – Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Apa itu rubella? Penyakit rubella adalah penyakit menular
Read More
Cerita Kita Menuju Akreditasi

Cerita Kita Menuju Akreditasi

Dalam rangka menuju puskesmas yang terakreditasi, puskesmas oepoi Read More
Langkah Mudah, Murah dan Meriah Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Langkah Mudah, Murah dan Meriah Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue

Lingkungan sebagai tempat kita melakukan segala macam bentuk Read More

"KEPO" ala Puskesmas Oepoi

K : Kooperatif E : Edukasi P: Promosi O : Observasi
Read More
Cara Memelihara Kesehatan Gigi dan Gusi pada Anak

Cara Memelihara Kesehatan Gigi dan Gusi pada Anak

Senyum bayi sangat menggoda, apalagi jika bayi sudah Read More
  • 1